Sabtu, 24 Maret 2012

Pencarian


Aku seperti berlari dalam pusaran waktu, tatkala jam dinding itu berganti baterai baru. Sangat lama, Hingga lelah! Ingin berhenti, tapi tak kunjung berhenti. Ingin menemui, tapi tak kunjung bertemu…
Sedangkan waktu terus berjalan. Memapahku yang kian gamang.
Dan, bukankah tiap pria itu memiliki tulang rusuknya? Seperti janji Tuhan kepada hamba-Nya.

Sabtu, 10 Maret 2012

Semangat Pagi



Hey, Pagi ....
Aku mohon jangan pergi. Berhentilah sejenak. Aku tidak mau kau berlalu begitu saja, tanpa senyumku. 
Tetaplah menunggu ....
Tidak terlalu lama, karena aku hanya butuh sedikit waktu untuk merapikan hati yang berantakan usai luka semalam.
Bersabarlah ....
Aku juga tidak akan membiarkanmu berlama-lama, bercengkerama tentang rasa.
Seperti hakekatmu, ketika matahari kian meninggi ... Dan aku-pun juga harus segera pergi.


Jumat, 09 Maret 2012

Pulang Kampung


Bumi minang. Setelah sekian lama, akhirnya kutapaki kembali tanah kelahiran. Di penghujung februari. Tanah, air, udara, dan aroma alamnya masih sama seperti dulu. Selalu memuncahkan rindu.
Kutelusuri tiap sudut kampung, ada begitu banyak catatan yang tertinggal. Tentang aku, kamu, dan *paja tu… (Hahay…) juga tentang mimpi masa kecil yang masih ku-eja.

Minggu, 05 Februari 2012

Bila Rasaku Bukan Rasamu


Begitu sulitnya mengeja rasa
Segumpal darah yang menyimpan sekelumit makna
Setidaknya begitu……..
Ketika kau hanya bercengkerama dengan rasamu sendiri
Berselingkuh dengan hari – harimu kemarin
Padahal kadang aku juga ingin bercerita berbagi gundah
Ingin dimengerti tatkala sepi mendera hati
Namun rasaku tak pernah kau pahami
…………..

Dan ketika kunikmati sendiri, senja itu
Pun aroma basah sisa rinai semalam
Kau masih saja bungkam!
Tidakkah kau tau, rasaku juga manusiawi

Senin, 16 Januari 2012

Rindu...

Rindu berlari dipematang sawah, disore hari. Berteriak sembari memukul kaleng-kaleng bekas, menghalau puluhan  burung yang tengah kelaparan hendak menyelimuti padi-padi yang menguning.

Rindu pelihara sapi sepulang sekolah, pun ketika tangan ini terluka saat memotong rumput  untuk bekal makan malam peliharaan.

Rindu saat-saat makan malam, ketika kakak menyuruh melihat salah satu sudut ruang rumah panggung kami. Sadar tidak ada-apa disana, aku kembali makan dan menyadari lauk dipiringku sudah hilang. Lalu Abang dan Kakakku akan tertawa terbahak-bahak. Mengembalikan laukku yang diumpetin ditimbunan nasi dalam piringnya, sesaat setelah Ibu melototin mereka.

Jumat, 13 Januari 2012

Jomblo


“Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk mendapatkan seorang pacar?”
Hmmm… Di ajukan pertanyaan seperti itu, pasti cowok–cowok akan menjawab dengan waktu yang sesingkat mungkin.  2 minggu, 1 minggu, 5 hari, bahkan mungkin ada yang berani menjawab dalam waktu 24 jam dia akan dapat menaklukan hati seorang wanita.

Loss...


Ya, Tidak ada yang tak layak untuk tak disyukuri... Bahkan dalam keadaan paling terpuruk sekalipun.



“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" 
(QS. Ar Rahman:13)



MANN