Hey,
Pagi ....
Aku
mohon jangan pergi. Berhentilah sejenak. Aku tidak mau kau berlalu begitu saja,
tanpa senyumku.
Tetaplah
menunggu ....
Tidak
terlalu lama, karena aku hanya butuh sedikit waktu untuk merapikan hati yang
berantakan usai luka semalam.
Bersabarlah ....
Aku
juga tidak akan membiarkanmu berlama-lama, bercengkerama tentang rasa.
Seperti
hakekatmu, ketika matahari kian meninggi ... Dan aku-pun juga harus segera
pergi.






